Sang Mutiara Hitam Kian Diperhatikan

Screenshot_2017-03-29-02-40-00-1

Sumber Gambar: indonesiabaik.id

Papua merupakan saudara satu bangsa namun terkesan jauh baik dari letak geografis maupun perkembangan infrastrukturnya. Ibarat saudara jauh, seringkali kita tidak banyak mengenal bahkan cenderung melupakan. Rasa kedekatan itu tidak terjalin dengan baik. Lihat lah media nasional, berapa kali dalam satu minggu memberitakan kabar saudara kita di ujung timur tersebut? Perbandingannya jauh sekali jika dibandingkan berita daerah lainnya. Mungkin hanya akhir-akhir ini saja ramai diperbincangkan setelah kisruh di PT Freeport Indonesia. Hal ini pula yang menyebabkan Papua terkesan luput dari perhatian pemerintah pusat. Padahal, jika dilihat pada kabinet kerja presiden Jokowi, Papua dan Papua Barat kembali diberi perhatian penuh dalam membangun infrastruktur dan perekonomian masayarakat setempat. Mulai dari pembangunan Trans Papua, Tol Udara, BBM satu harga, Kereta Papua, dan pembangunan pos-pos daerah perbatasan.
BBM Satu Harga
Satu bulan setelah dilantik, Presiden Jokowi langsung memutuskan untuk mencabut subsidi BBM di Indonesia. Keputusan ini menuai banyak sekali kecaman. Tanpa menghiraukannya, Jokowi dan tim dalam Kabinet Kerja tetap melaju dengan keyakinan bahwa Indonesia mampu bangkit tanpa subsidi BBM. Ternyata setelah dua tahun lebih keputusan tersebut diambil, Indonesia selama berpuluh-puluh tahun akhirnya terbebas dari subsidi BBM. Bahkan kebijakan ini banyak dipuji oleh pemimpin dunia. Kini, Jokowi kembali mengulirkan kebijakan fenomenal seputar BBM. Selama berpuluh-puluh tahun lamanya harga BBM di Papua bisa mencapai Rp 100.000 per liter. Bandingkan dengan di Pulau Jawa yang harganya berkisar antara Rp 6.000-7.000 per liter. Satu kesenjangan yang sangat dirasakan oleh saudara jauh kita tersebut. BBM mahal, maka biaya logistik membengkak dan otomatis harga barang di Papua menjadi sangat tinggi dibanding daerah lain. Ketika sebagian dari kita akan berteriak jika harga BBM dinaikkan Rp 1.000 saja. Bayangkan selama berpuluh-puluh tahun saudara kita harus merasakan harga BBM setinggi itu. Bagaimana mereka bisa menggerakan roda perekonomian daerah? Keberanian dalam mengambil kebijakan seperti ini patut diapresiasi. Di lain sisi, pemerintah juga harus senantiasa mengawasi pasokan BBM di tanah Mutiara Hitam tersebut. Karena jika pasokan BBM di APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) terbatas, maka harga BBM akan kembali tinggi.
Infrastruktur Papua
Geografis Papua yang terdiri dari banyak pegunungan, membuat pembangunan infrastruktur di daerah ini membutuhkan effort dan biaya yang jauh lebih besar dari daerah lain di Indonesia. Berbicara mengenai pembangunan jalan, kita tidak hanya membicarakan masalah perataan tanah, kemudian diaspal. Tantangannya jauh lebih sulit untuk di Papua, pembangunan jalan harus berhadapan dengan pergunungan. Artinya jika ingin membuat jalan, pemerintah harus ‘membelah’ gunung-gunung tersebut terlebih dahulu. Pemerintah melakukan gebrakan untuk menjawab tantangan tersebut dengan menargetkan 3.963 Km jalan yang akan tersambung tahun ini. Kebijakan ini sesuai dengan isi Nawa Cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah termasuk Papua. Menurut catatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), proyek jalan Trans Papua sepanjang 4.330,07 Km sampai tahun 2016 telah menembus angka 3.851,93 Km.
Selain pembangun jalan, pemerintah juga mencanangkan pembangunan Kereta Trans Papua. Tujuannya adalah untuk membuka isolasi dan menurunkan harga barang di bumi cenderawasih tersebut. Karena keterbatasan konektivitas tersebut, masyarakat banyak memilih menggunakan jalur udara yang mahal atau jalur laut yang memakan waktu lama. Untuk itu, rencana Kereta Trans Papua merupakan suatu solusi bagi percepatan pembangunan Papua. Prioritas pembangunan Kereta Trans Papua terdiri dari beberapa fase, antara lain Fase 1 (2015-2019) Sorong-Manokwari, Fase 2 (2020-2024) Manokwari-Nabire, dan Fase 3 (2025-2030) Nabire-Timikia, Nabire-Sarmi, Sarmi-Jayapura. Total lintasan rel adalah sepanjang 1.550 Km (Sumber data diambil dari Ditjen Perkeretaapian-Kementerian Perhubungan Indonesia).
Tol Udara Papua
Setelah meluncurkan program Tol Laut di Indonesia, Jokowi mengeluarkan kebijakan Tol Udara di Papua yang diharapkan dapat menekan disparitas harga di wilayah pegunungan Papua. Terdapat 109 Rute Perintis Kargo di Papua. Distribusi di jalur darat menyebabkan harga 1 sak semen di pulau Jawa adalah sebesar Rp 70 Ribu, sementara di Papua bisa mencapai Rp 800 Ribu- Rp 2,5 Juta. Pemerintah akan mendorong penerbangan perintis ke wilayah-wilayah pegunungan Papua. Pemerintah akan mendukung dengan memberi subsidi untuk airlines agar barang-barang untuk masyarakat bisa dinaikkan diatas pegunungan.
Pembangunan Tapal Batas
Kondisi infrastruktur perbatasan yang buruk tak hanya menyulitkan kegiatan ekonomi, melainkan juga berbahaya bagi keamanan dan ketahanan negara. Untuk itu, setelah sukses meresmikan jalan perbatasan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong di Kabupaten Sanggau dan Nanga Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, kini Jokowi akan melakukan hal yang sama di Papua. Perbatasan darat antara Indonesia dan Papua Nugini memiliki panjang 820 Km. Jalan perbatasan ini akan melintasi 4 dari 13 Pos Lintas Batas Papua. Selain itu terdapat 86 pos pengamanan pertbatasan yang bertugas menjaga NKRI dari gangguan keamanan dan ketahanan Indonesia Timur. Jalan di tapal batas ini terdiri dati tiga segmen, yakni segmen 1 (128,18 Km), segmen 2 (301,74 Km), dan segmen 3 (668,32 Km).

Langkah-langkah pemerintah terus dilakukan dalam upaya memajukan tanah Papua. Sebagai masyarakat Indonesia, sudah sepatutnya kita untuk menyadari bahwa Indonesia itu luas dan bukan hanya pulau Jawa. Anggaran belanja negara perlu disalurkan di daerah-daerah perbatasan seperti Papua, agar terciptanya pemerataan pembangunan daerah. Untuk itu perlu dipahamai tentang #sadarapbn. Pemerintah juga memiliki catatan untuk melakukan reformasi birokrasi hingga ke pemerintah daerah. Jangan sampai apa yang telah direncanakan berpotensi untuk dirusak atau bahkan di korupsi ketika sampai ke daerah karena lemahnya pengawasan dan manajemen proyek yang buruk.

Mengenal Enterprise Architecture

Abstract blur hotel lobby#definition

Enterprise merupakan sekumpulan organisasi yang memiliki suatu tujuan yang sama, sedangkan architecture adalah komponen-komponen yang saling berhubungan dalam mengelola prinsip-prinsip dan rancangannya. Jika keduanya digabung, maka enterprise architecture bermakna lebih luas lagi. Enterprise architecture dapat diartikan sebagai sekumpulan komponen berupa rencana, blueprint, integrasi, teknologi, antarmuka, data, protokol, arrangement, configuration, logical functionality, partitioning yang mendukung organisasi dalam mencapai fungsi bisnis atau visinya.

Read More »

Potensi Indonesia 2045, 100 Tahun Pasca Merdeka

Jakarta
Sumber Gambar

Prediksi masa depan Indonesia yang disampaikan oleh Bu Menteri Sri Mulyani sangat menarik untuk disimak. Stakeholders Gathering Kemenkeu 2017 menjadi ajang pamer potensi kepada seluruh pemain besar ekonomi Indonesia. 100 tahun pasca Indonesia merdeka atau tepatnya Tahun 2045, Indonesia akan menjadi negara terbesar kelima dalam ekonomi dunia. Selain itu, bonus demografi menjadi trigger terbesar dalam kemajuan Indonesia.

Read More »

Mengenal Kompetensi Jurusan-Jurusan S1 Komputer

Sumber: http://www.acm.org/education/education/curric_vols/CC2005-March06Final.pdf

Sejarah perkembangan jurusan-jurusan pada bidang komputer (link) telah dibahas sebelumnya. Sekarang, saya akan menjabarkan spesifikasi masing-masing jurusan S1 di bidang komputer tersebut. Sebagai referensi, saya tetap mengacu pada Computing Curricula 2005 atau CC2005 yang merupakan rekomendasi kurikulum tiga asosiasi ilmuwan, akademisi dan praktisi di Amerika serikat, yakni ACM (The Association for Computing Machinery), IEEE (Institute for Electrical and Electronic Engineers) dan AIS (The Association for Information System). CC2005 mengusulkan lima bidang komputer untuk pendidikan sarjana (S1), yakni CE (Computer Engineering), CS (Computer Science), SE (Software Engineering), IT (Information Technology) dan IS (Information System).

Read More »

Sejarah Kurikulum Jurusan S1 Komputer

untitled
Hubungan antar disiplin ilmu komputasi Sumber Gambar

Empat dekade terakhir, komputasi telah memberi dampak signifikan terhadap perkembangan berbagai bidang seperti ilmu perngetahuan, kedokteran, teknik, bisnis, dan lain lain [1]. Sehingga banyak universitas yang mengadopsi perkembangan di bidang komputasi sebagai disiplin ilmu baru. Tidak terkecuali di Indonesia. Kita akan menemukan banyak istilah disiplin ilmu komputasi di Universitas seperti Teknik Informatika, Teknik Komputer, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Sistem Komputer, Informatika, dan lain sebagainya.  Penamaan tersebut salah satunya didasari oleh referensi Asosiasi Ilmuwan, Akademisi, dan Praktisi Komputasi Amerika Serikat yang disesuaikan dengan kebutuhan industri tanah air.

Read More »

Menilik Data dan Kontribusi PT Freeport Indonesia

050244100_1448956997-grasberg
Sumber Gambar

Seberapa banyak dari kita yang antipati ketika mendengar PT Freeport Indonesia (PTFI)? Media, isu, dan ketidaktahuan tentu berperan dalam subjektifitas kita dalam menanggapi suatu hal. Kita seolah melupakan sisi yang lain, kontribusi positif yang telah dilakukan. Banyak sekali pemberitaan negatif mengenai sepak terjang perusahaan afiliasi Freeport-McMoran tersebut. Tulisan ini tidak bertujuan membela PTFI sama sekali. Saya hanya ingin membagi sedikit data yang saya dapatkan ketika mengikuti kuliah umum tentang Lingkungan Strategis dan Bisnis PTFI  di Universitas Indonesia (UI). Harapannya, tulisan ini dapat dijadikan acuan pembaca dalam menilai secara objektif.

Read More »

Review Menjaga Ibu Pertiwi dan Bapak Angkasa Karya Chappy Hakim

Kesadaran dan tanggung jawab menjaga kehormatan negara, kesadaran bela negara, dan wawasan berbangsa haruslah senantiasa melekat pada diri setiap warga negara, bukan hanya tugas Angkatan Perang dan Polisi.
Chappy Hakim (Kepala Staf Angkatan Udara 2002-2005)

menjaga-ibu-pertiwi-bapak-angkasa
Sumber Gambar

Judul buku ini menjadi sangat menarik  untuk dibaca karena ada satu istilah yang sama sekali belum pernah saya dengar, Bapak Angkasa. Indonesia sebagai Archipelagic State, negara kepulauan terbesar di permukaan bumi ini, terdiri dari sepertiga daratan, dua pertiga perairan, dan tiga pertiga adalah udara. Suatu kekuatan yang menyimpan potensi besar yang dimiliki Indonesia namun belum sepenuhnya dimaksimalkan.  Chappy Hakim dengan pengalaman dan wawasannya yang luar biasa dalam bidang militer, mencoba menjelaskan potensi tersebut secara rasional. Tentunya, sebagai seorang nasionalis, buku ini juga menjelaskan betapa pentingnya kesadaran dan kewajiban bela negara bagi pemuda bangsa, lengkap dengan sejarah, data dan cerita-cerita menarik beliau.

Read More »