Full Day School Sarana Pendidikan Moral

20160423_091359Pemerintah dalam pasal 31 UUD 1945 berkewajiban mengembangkan suatu sistem pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan fakta Human Development Index yang masih berada di peringkat 111 dari 183 negara, pemerintah memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam mengembangkan inovasi di sektor pendidikan. Salah satu gagasan inovasi yang diusulkan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, adalah penerapan Full Day School (FDS). Pro dan kontra pun mencuat di kalangan masyarakat terkait gagasan ini. Ada yang setuju dengan gagasan tersebut, ada pula yang menilai FDS tidak sesuai diterapkan di Indonesia karena keberagaman ekonomi, sosial dan budaya tidak mendukung optimalisasi FDS.

FDS atau sistem sekolah sehari penuh yang digagas pemerintah bertujuan untuk mencegah pengaruh buruk yang terjadi di luar jam sekolah. FDS dapat menjadi sarana pendidikan moral siswa dengan aktivitas-aktivitas positif yang akan dilakukan, seperti mengaji, ektrakurikuler, dan lain sebagainya. Namun, FDS perlu dikaji ulang, mengingat beragamnya kondisi ekonomi, budaya dan sosial antar daerah. Pemerintah tidak dapat memukul rata kondisi masyarakat di kota dan desa. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana dan staf pengajar perlu dipertimbangkan pemerintah. Mengingat FDS harus mengutamakan kenyamanan dan kualitas sekolah, maka sebelum diterapkan, pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan anggaran khusus. Hal ini bertujuan agar cita-cita pemerintah melalui sistem FDS dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa kendala infrastruktur.

Gagasan FDS pemerintah dengan segala keterbatasannya tetap perlu diapresiasi. Jika memang FDS dianggap sebagai sarana efektif dalam pendidikan moral. Maka, pemerintah dapat menerapkan solusi program alternatif FDS. Program alternatif FDS berarti memberi kesempatan kepada sekolah untuk memilih menerapkan FDS atau tidak.  Begitu pula bagi orangtua siswa, mereka dapat memutuskan apakah FDS perlu diterapkan pada anak. Sehingga, FDS tidak akan digunakan oleh sekolah yang memiliki keterbatasan infrastruktur.

Inovasi sistem pendidikan yang dilakukan pemerintah perlu diapresiasi dan didukung bersama. Perkembangan zaman dan teknologi telah menuntut pemerintah berinovasi dan keluar dari zona nyaman yang ada. Sudah sewajarnya, sistem pendidikan terus berkembang. Karena sesungguhnya, seperti Nelson Mandela ungkapkan, bahwa pendidikan merupakan senjata yang paling ampuh dalam mengubah dunia.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s