Review Menjaga Ibu Pertiwi dan Bapak Angkasa Karya Chappy Hakim

Kesadaran dan tanggung jawab menjaga kehormatan negara, kesadaran bela negara, dan wawasan berbangsa haruslah senantiasa melekat pada diri setiap warga negara, bukan hanya tugas Angkatan Perang dan Polisi.
Chappy Hakim (Kepala Staf Angkatan Udara 2002-2005)

menjaga-ibu-pertiwi-bapak-angkasa
Sumber Gambar

Judul buku ini menjadi sangat menarik  untuk dibaca karena ada satu istilah yang sama sekali belum pernah saya dengar, Bapak Angkasa. Indonesia sebagai Archipelagic State, negara kepulauan terbesar di permukaan bumi ini, terdiri dari sepertiga daratan, dua pertiga perairan, dan tiga pertiga adalah udara. Suatu kekuatan yang menyimpan potensi besar yang dimiliki Indonesia namun belum sepenuhnya dimaksimalkan.  Chappy Hakim dengan pengalaman dan wawasannya yang luar biasa dalam bidang militer, mencoba menjelaskan potensi tersebut secara rasional. Tentunya, sebagai seorang nasionalis, buku ini juga menjelaskan betapa pentingnya kesadaran dan kewajiban bela negara bagi pemuda bangsa, lengkap dengan sejarah, data dan cerita-cerita menarik beliau.

Buku ini saya dapatkan pada kuliah umum di Universitas Indonesia yang mengundang beliau sebagai pemateri pada (27/1/2017). Chappy Hakim, sukses memberi value tersendiri pada angkatan udara dalam bukunya. Secara rinci beliau menggambarkan dengan jelas kenapa kekuatan udara merupakan sistem pertahanan keamanan yang paling ampuh untuk negara kepulauan seperti Indonesia. Kepala Staf Angkatan Udara tahun 2002-2005 ini juga memaparkan betapa pentingnya kewajiban bela negara khususnya bagi para pemuda Indonesia dengan melakukan perbandingan-perbandingan dengan negara-negara lain.

Buku ini terdari dari 6 bab dan 339 halaman, yang dilengkapi dengan koleksi foto kemiliteran yang cukup memukau, sehingga nyaman dibaca karena tidak terkesan berat dan menjenuhkan. Pada bab pendahuluan, diuraikan tentang pengertian umum dari pertahanan dan keamanan negara, termasuk mengenai tujuan negara dan perencanaan strategis yang mempengaruhinya. Sementara pada bab kedua  diuraikan hubungan antara kemajuan teknlogi dan pertahanan semesta (total defense), beserta beberapa contohnya. Pada bab ketiga, beliau menjelaskan dinamika lingkungan di sekitar Indonesia dalam kaitannya dengan masalah pertahanan dan keamanan negara. Bab keempat, diskusi tentang wujud sebuah angkatan perang diuraikan lebih mendetail. Kemudian pada bab kelima, beliau mengemukakan masalah yang tidak dapat dilepaskan dari pertahanan dan keamanan negara, yakni keberadaan dan peran industri pertahanan strategis. Terakhir, buku ini berisi kesimpulan.

Sebagai orang awam yang bukan berasal dari militer, buku ini benar-benar membuka wawasan tentang sistem pertahanan keamanan negara. Saya sangat menikmati setiap pendapat beliau yang sangat rasional yang dilengkapi dengan pengalaman dan wawasannya yang luar biasa. Saya terkesan dengan kemampuan menulis seseorang yang berlatar belakang militer seperti ini. Buku ini dilengkapi dengan data beserta sumbernya yang lengkap.

Ada satu kisah yang menarik di buku ini. Ketika di Korea Selatan, Chappy Hakim dikagetkan dengan kehadiran pesawat CN-235 sebagai kendaraan VIP pengantar tamu negara. Pesawat tersebut merupakan karya bangsa Indonesia. Teknologi canggih pada pesawat tersebut benar-benar diakui dan dikagumi oleh negara lain sekelas Korea Selatan. Kisah ini merupakan satu dari banyak cerita mendunia angkatan udara yang ada dalam buku ini. Chappy Hakim berhasil menyuntikan semangat perjuangan kepada para pembacanya. Buku ini sangat disarankan untuk dibaca oleh siapa pun, terutama anak muda yang rawan terhadap pergeseran moral dan kesadaran bela negara.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s