Sejarah Kurikulum Jurusan S1 Komputer

untitled
Hubungan antar disiplin ilmu komputasi Sumber Gambar

Empat dekade terakhir, komputasi telah memberi dampak signifikan terhadap perkembangan berbagai bidang seperti ilmu perngetahuan, kedokteran, teknik, bisnis, dan lain lain [1]. Sehingga banyak universitas yang mengadopsi perkembangan di bidang komputasi sebagai disiplin ilmu baru. Tidak terkecuali di Indonesia. Kita akan menemukan banyak istilah disiplin ilmu komputasi di Universitas seperti Teknik Informatika, Teknik Komputer, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Sistem Komputer, Informatika, dan lain sebagainya.  Penamaan tersebut salah satunya didasari oleh referensi Asosiasi Ilmuwan, Akademisi, dan Praktisi Komputasi Amerika Serikat yang disesuaikan dengan kebutuhan industri tanah air.

Tidak ada aturan yang baku terhadap pembagian jurusan komputasi di masing-masing Universitas. Penentuan kurikulum, peminatan, fokus penelitian, dan lain lain merupakan pertimbangan masing-masing universitas yang menyesuaikan dengan berbagai faktor. Namun, jika kita melihat perkembangan kurikulum komputasi dunia, maka Amerika Serikat dapat menjadi referensi. Hal ini didasari oleh inovasi di bidang komputasi telah menjadikan Amerika sebagai salah satu inovator terbaik di dunia. Selain itu, beberapa Asosiasi Ilmuwan, Akademisi dan Praktisi bidang Komputasi di Amerika telah dijadikan referensi oleh banyak negara besar di dunia, seperti India [2] dan China [3] . Tentu ada beberapa hal yang disesuaikan dengan kebutuhan negara masing-masing.

Pada tahun 1947, beberarapa ilmuwan dan praktisi di Amerika Serikat mendirikan The Association for Computing Machinery (ACM). Asosiasi ini fokus pada perkembangan ilmu pengetahuan di bidang komputasi. ACM kemudian merekomendasikan kurikulum untuk dua jurusan di bidang komputasi, yakni Computer Science atau CS (1968) dan Information System atau IS (1972).

Selain ACM, beberapa asosiasi juga telah berkembang di masing-masing bidang komputasi, antara lain The Association for Information Technology Professionals atau AITP (1951), Institute for Electrical and Electronic Engineers atau IEEE (1964), dan The Association for Information System  atau AIS (1994).

1991
Sebelum tahun 1990, masing-masing asosiasi tersebut mengeluarkan rekomendasi kurikulumnya. Namun, semakin berjalannya waktu, tantangan di bidang komputasi semakin besar. Masing-masing asosiasi ini menyadari kebutuhan kolaborasi. Untuk itu, pada tahun 1991 lahirlah rekomendasi kurukulum yang diberi nama Computing Curricula atau CC1991 yang merupakan hasil kolaborasi antara ACM dan IEEE. CC1991 berisi rekomendasi terhadap dua jurusan di bidang komputasi, yakni CS (Computer Science) dan CE (Computer Engineering).

1997
Suksesnya kolaborasi dua asosiasi besar di bidang komputasi telah melahirkan CC1991 yang berisi kurikulum untuk bidang CS dan CE. Maka pada tahun 1997, ACM bersama AIS dan AITP mengeluarkan kurikulum untuk bidang Information System (IS) yang diberi nama IS1997. Di tahun ini juga, dalam pertemuan antar asosiasi ini menemukan perkembangan ilmu pengetahuan baru di bidang komputasi yakni Software Engineering (SE) atau Rekayasa Perangkat Lunak, yang nantinya akan menjadi cikal bakal perkembangan kurikulum selanjutnya.

2001
Perkembangan yang begitu pesat di dunia komputasi di akhir tahun 1990, memaksa ACM, IEEE, AIS dan asosiasi lainnya untuk melakukan kerjasama dalam perkembangan ilmu komputasi dalam Computing Curricula atau CC2001. Kurikulum ini memperbarui kurikulum CC1991 dan IS 1997, yang berisikan rekomendasi kurikulum untuk tiga jurusan yakni CE, CS, IS dan SE. CC2001 juga telah mengumumkan perkembangan ilmu pengetahuan baru yakni Information Technology atau IT yang akan menjadi disiplin ilmu baru di kurikulum selanjutnya.

2005
Kurikulum untuk disiplin ilmu IT akhirnya dimasukan dalam CC2005. Sehingga CC2005 mewadahi lima jurusan utama dalam bidang komputasi untuk S1 yakni CE,CS,IS,SE, dan IT.

untitled
Sumber

> 2005
Selanjutnya, kurikulum pada kelima jurusan tersebut berkembang masing-masing mengikuti kebutuhan ilmu pengetahuan yang dikembangkan dalam Curricula Recomendation ACM. Adapun list update kurikulum masing-masing jurusan adalah sebagai berikut.
1. Computer Engineering : CE2004 dan CE2016
2.Computer Science : CS2008 dan CS2013
3. Information System: IS2002 dan IS2010
4. Information Technology: IT2008
5. Software Engineering: SE2004 dan SE2014

Link untuk masing-masing kurikulum dapat dilihat pada http://www.acm.org/education/curricula-recommendations.

Rekomendasi kurikulum oleh ACM, IEEE,AIS, dan AITP kemudian banyak diadopsi oleh universitas-universitas di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Selanjutnya silakan simak deskripsi masing-masing jurusan berdasarkan CC2015 pada link disini.

Sumber referensi:
[1] ACM-IEEE CC2005. The Overview report of computing curricula 2005
[2] india.acm.org
[3] Miang Zang. 2010. Undergraduate computer science education in China. SIGCSE’10, March 10–13, 2010, Milwaukee, Wisconsin, USA. 
Advertisements

One thought on “Sejarah Kurikulum Jurusan S1 Komputer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s